Panwaslu Turunkan Atribut Parpol

Panwaslu-Turunkan-AtributGresikglobe – Partai politik (parpol) tetap saja nekat melanggar aturan Pemilu di Gresik.  Buktinya, masih adanya parpol di Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar yang masih belum menurunkan atribut dalam bentuk bendera parpol dan spanduk yang melanggar. Mereka melanggar ketentuan peraturan KPU 1 Tahun 2013 tentang tata cara pelaksanaan kampanye.

           Ketua Panwaslu Kabupaten Gresik Ismail Hariyanto menuturkan,  setelah penandatanganan MoU antara parpol dan KPU yang diikuti oleh Panwaslu dan jajaran Muspida Kabupaten Gresik semua peserta yang hadir bersedia patuh dan tunduk terhadap ketentuan tentang tata cara pemasangan alat peraga kampanye. Semua itu sesuai ketentuan Perda 33 Tahun 2010 yang harus bisa dipatuhi semua pihak.

           Panwaslu pun sudah mengirimkan surat kepada parpol yang masih menempatkan atributnya di lokasi-lokasi yang merupakan jalan protokol, sarana ibadah dan lembaga pendidikan. Bahkan, atribut parpol yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas pun ikut dalam pantauan, terutama penempatan atribut dalam jarak 50 meter dari lampu merah.

      “Parpol-parpol yang melanggar ketentuan tersebut rata-rata sudah melakukan penertiban secara sukarela. Tinggal Partai kebangkitan Bangsa (PKB) yang atributnya masih belum ditertibkan sendiri,” ujar Hariyanto.

          Ia melanjutkan, terhitung sudah dua kali Panwaslu memberikan peringatan kepada DPC PKB perihal peringatan pemasangan bendera dan atribut yang melanggar. Namun bukan tambah berkurang, tapi jumlah atribut yang dipasang semakin banyak.

 “Akhirnya kami memerintahkan Panwaslu di tiga kecamatan untuk segera menertibkan sesuai peraturan KPU nomor 1 tahun 2013 yang memberikan kewenangan kepada Panwaslu Kabupaten untuk menertibkan alat peraga kampanye yang telah melanggar ketentuan,” tegasnya.

           Ketua Panwaslu Kecamatan Gresik Chumaidi menambahkan, sejatinya penertiban atribut tersebut berlaku akumulatif terhadap keseluruhan parpol. Namun dalam penertiban yang dilakukan atribut parpol berupa bendera dan spanduk yang paling banyak di wilayah Kecamatan Gresik dari PKB.

           Ia juga menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan oleh parpol mengenai ketidakpatuhan terhadap larangan pemasangan atribut di lokasi-lokasi tertentu tersebut segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan KPU Kabupaten Gresik.

           “Mengingat ancaman terhadap pelanggaran ini tidak ringan, parpol-parpol yang melanggar ketentuan dalam kegiatan kampanye diancam dengan sanksi administratif berupa kegiatan kampanye mereka akan dibatasi,” jelasnya.

Related posts:

PT Petrokimia Gresik Luncurkan Empat Produk Baru
Pesona Wisata Tanaman Hias Gresik
Melihat Lebih Jauh Kehidupan Buruh di Gresik

Short URL: http://gresikglobe.com/?p=64

Posted by on Jul 18 2013. Filed under Berita, Politik-Pemerintahan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Photo Gallery

Gresikglobe @ 2013 All Right Reserved